Translate

Senin, 17 Februari 2014

BERBAGI TIPS DIKALA MACET MELANDA

Jakarta kota besar yang didampingi oleh kota-kota satelite yang berkembang cukup pesat (Bogor,Depok,Tangerang dan Bekasi) telah memberikan sumbangsih kemacetan yang cukup besar disejumlah ruas jalan Jakarta. Mau bukti? Coba anda berkeliling Jakarta disaat hari libur kerja / hari libur nasional, dipastikan kemacetan akan berkurang drastis, mungkin jauh lebih lancar. Artinya, banyak orang yang tinggal dikota-kota satelite tersebut menjalani aktifitas hariannya di kota Jakarta.

Bagi anda yang tinggal di kota-kota satelite tersebut dan bekerja di Jakarta, kemacetan adalah hal yang wajib ditemui sehari-hari. Bosan? Sudah pasti! Stress? Sudah pasti! Tapi apakah anda akan terus membuang energi lebih banyak lagi, sementara tidak ada pilihan lain selain tetap menjalani hari-hari tersebut.

Baiklah, saya akan membagikan beberapa tips yang biasa saya lakukan dikala kemacetan sedang melanda, mungkin ini berguna bagi anda.

Bagi anda yang menggunakan angkutan umum, coba tips berikut :

  1. Manfaatkan handphone anda untuk mengusir kepenatan dan tekanan-tekanan kemacetan Jakarta. Sediakan beberapa lagu favorite yang slowbeat, dan dengarkan melalui headset/earphone. Alunan-alunan nada yang slow, dapat membuat detak jantung anda 'pun melambat, dan efektif membuat pikiran anda relax sejenak. Usahakan mendapatkan posisi senyaman mungkin, sekalipun anda berdiri di tengah bus dan berdesak-desakan. Percayalah, pengalaman akan mengajarkan anda bagaimana mendapatkan posisi yang nyaman
  2. Sediakan selalu permen mint di saku anda. Sensasi mint yang anda rasakan, sedikit membantu memberikan rasa relax dibadan, dan pastinya membuat nafas anda lebih segar. Bagi orang-orang tertentu, aroma mint dapat membangkitkan gairah atau semangat, sehingga rasa lelah dapat berkurang

Bagi anda yang menggunakan mobil pribadi, coba tips berikut :
  1. Sediakan selalu koleksi CD / MP3 kesayangan anda, coba dengarkan lagu-lagu yang memiliki beat sedikit cepat. Ini untuk menghindari anda ngantuk saat berkendara, dan beat yang sedikit cepat akan membuat gairah anda naik, dan secara tak sadar anda akan ikut bernyanyi selayaknya artis diatas panggung yang besar :). Hal ini lumayan membantu untuk mengusir rasa jenuh ditengah kemacetan, dan sedikit menghilangkan rasa lelah saat anda berkendara
  2. Sediakan selalu air mineral. AC kendaraan dapat membuat anda terkena dehidrasi ringan, dan mengakibatkan anda sedikit pusing dan kadang kehilangan konsentrasi. Banyak minum dapat membantu mengurahi hal tersebut, tetapi hati-hati jangan sampai anda menjadi "kebelet" buang air kecil
  3. Sediakan makanan ringan, permen yang menjadi favorite anda. Sambil mendengarkan music dan bernyanyi, anda bisa menikmati makanan ringan tersebut, rubah suasana kabin mobil anda menjadi menyenangkan dan tidak membosankan
  4. Tidak ada salahnya mengajak teman pulang bersama dalam mobil anda, jika memiliki arah jalan yang sama. Obrolan ringan sangat ampuh mengusir kejenuhan saat bermacet ria

Bagi anda yang menggunakan sepeda motor, coba tips berikut :
  1. Jika tidak mengejar waktu, ada baiknya ditengah perjalanan anda berhenti sejenak sekitar 10 menit. Anda bisa cuci muka di tempat-tempat tertentu, dan bisa menikmati makanan ringan jika ada. Selalu jaga kondisi fisik anda, karena mengendarai sepeda motor dituntut ekstra hati-hati. Usahakan anda tidak dehidrasi, cukup minum sangat membantu. Sediakan selalu air mineral di tas / bagasi anda. Hal ini dapat memberikan rasa segar dan relax
  2. Jangan sekali-kali menggunakan headset / mendengarkan musik melalui earphone saat mengendarai sepeda motor, ini sangat berbahaya, karena anda tidak dapat mengontrol suara-suara kendaraan disekitar anda
  3. Gunakan helm, sarung tangan dan jaket yang nyaman. Tidak terlalu kekecilan atau sesak. Hal ini supaya sirkulasi udara tetap ada di daerah-daerah tersebut, supaya tubuh anda tetap nyaman

Demikian tips ini berdasarkan dari pengalaman pribadi, semoga dapat memberikan inspirasi bagi anda :)

Bagaimanapun life is must go on, selama kita bekerja di wilayah Jakarta, kemacetan sudah pasti akan terus menghantui. Daripada kita menggerutu dan membuat badan ini serasa tambah lelah, lebih baik kita nikmati dengan cara masing-masing. 


Apapun profesi dan pekerjaan kita, jangan lupa untuk terus bersyukur, bahwa kesempatan untuk bekerja masih ada

Minggu, 16 Februari 2014

ETIKA DALAM BEKERJA


Dalam kehidupan pada umumnya ada beberapa aspek kebutuhan yang dicari oleh manusia :
  1. Kebutuhan untuk dihargai
  2. Kebutuhan untuk dipercaya
  3. Kebutuhan untuk dipuji
  4. Kebutuhan untuk menjadi populer
Beberapa kebutuhan-kebutuhan tersebut sering terbawa kedalam lingkup pekerjaan, dan tak jarang untuk mendapatkan hal-hal tersebut, secara tidak sadar seseorang akan "menerobos" etika yang seharusnya diterapkan dalam lingkungan kerja, dengan dalih bahwa itu adalah sebuah Prinsip atau Idealisme seseorang dalam bersikap.

Sebaiknya dalam bekerja anda harus menerapkan beberapa prinsip dasar untuk tetap menjaga etika saat bekerja :

1. Belajar menghargai rekan sekerja

    • Mulailah hargai waktu-waktunya, ide-idenya, keputusan-keputusannya. Sekalipun anda tidak setuju dengan cara dan sikapnya, jika itu hanya bersifat personal, lebih baik tidak mengkritiknya terlalu dalam dan jangan berlagak seakan-akan anda lebih "dewasa" dalam pengalaman
2. Belajar untuk menghormati privasi orang lain
    • Apapun yang terjadi dalam pekerjaan rekan anda, terlepas betul atau tidak, ada baiknya biarkan rekan anda yang belajar dari kesalahan untuk bertanggung jawab menyelesaikannya sendiri, kecuali anda diminta membantunya. Sebuah kesalahan besar adalah ketika anda mencoba memecahkannya dengan harapan atasan anda akan memberikan apresiasi terhadap anda atas upaya anda. Tetapi perlu dilihat, apakah usaha yang anda lakukan tersebut akan memojokan rekan anda atau tidak? Apakah rekan anda merasa terbantu atau bahkan terusik?
    • Kebijakan-kebijakan yang dilakukan oleh rekan anda, adalah sebuah kebijakan privasi, dasarnya kita memang tidak perlu mengetahui, sekalipun sepintas terlihat merugikan perusahaan. Yakinlah, tidak ada seorangpun dengan sengaja mempertaruhkan reputasi jabatan atau posisinya dengan membuat kebijakan-kebijakan yang merugikan perusahaan. Jika anda melihat dia salah, biarkan dia belajar dari kesalahannya dan tumbuh menjadi lebih baik lagi. Sekali lagi, anda tidak perlu menjadi orang yang sangat idealisme dalam wilayah orang lain
3. Belajar untuk mengerti "mood" rekan kerja
    • Intensitas pertemuan anda dengan teman sangat menentukan sejauh mana anda mengenal orang tersebut. Cobalah jangan melakukan sesuatu yang bertolak belakang dengan "mood" rekan anda. Contoh, rekan anda sedang tidak ingin bercanda, tetapi karena anda adalah seorang yang periang dan senang "guyon", maka tanpa sengaja anda melemparkan candaan-candaan ringan kepadanya. Bisa ditebak, mungkin rekan anda tersenyum, atau malah marah kepada anda, tetapi pada dasarnya, seseorang yang ingin berdiam, berarti dia memang ingin berdiam. Ingatlah, ada waktu untuk berdiam, ada waktu untuk bercanda, ada waktu untuk tertawa, ada waktu untuk menangis, segala sesuatu ada waktunya. Anda'pun pasti demikian. Coba untuk berempati dan mengajak komunikasi rekan anda sesuai "mood"nya dia saat itu.
4. Bekerjalah seperti biasa, sekalipun ada bos
    • Cari muka! Inilah kata-kata yang sering terpikirkan bahkan dilontarkan oleh banyak pekerja, ketika melihat rekannya bekerja seperti tidak biasanya ketika ada bos didekatnya, dan tidak jarang yang "menyudutkan" rekan sendiri ketika bos bertanya sesuatu.
    • Cobalah bertanggung jawab atas pekerjaan anda, terlepas ada bos atau tidak. Orang yang begitu ingin menunjukan eksistensinya ketika ada bos, bisa dipastikan kredibilitas kerjanya sehari-hari kurang begitu baik. Logikanya, jika tanggung jawab sehari-hari dikerjakan dengan baik, pasti bos anda'pun akan mengetahui hal tersebut, tanpa harus dibuat-buat.
    • Jika memang terpaksa anda harus menghadapi bos yang mengharuskan anda "over acting" ketika didekatnya, pikirkan dan perhatikan sekeliling anda, apakah tingkah dan sikap anda tersebut akan merugikan rekan anda atau bahkan menyinggung perasaan rekan anda? Ini perlu dijaga!

Ke-empat hal diatas sebenarnya dilakukan untuk apa? Ya, hanya untuk mendapatkan sebuah Penghargaan, Kepercayaan, Pujian dan Ketenaran/Dikenal. Secara tidak langsung cara-cara tersebut bisa merugikan rekan kerja anda. Cobalah dapatkan penghargaan, kepercayaan, pujian dan ketenaran, dengan cara yang tepat. Selesaikan semua tanggung jawab yang sudah menjadi tugas anda dengan baik, maka semuanya akan mengikuti anda.

Tidak perlu menjadi hebat dengan mengorbankan rekan kerja anda, tidak perlu menjadi hebat dengan mempermalukan kebodohan rekan kerja anda, tidak perlu menjadi hebat dengan mencari kesalahan orang lain... 


HEBATLAH KARENA ANDA BERHASIL MENYELESAIKAN SEMUA TUGAS ANDA DENGAN BAIK