Translate

Senin, 27 Januari 2014

Kenali 10 ciri anak cerdas


Tidak sedikit para orang tua bingung menilai, apakah anak mereka adalah benar-benar masuk dalam kategori anak yang cerdas? Sebetulnya dengan sedikit rajin mencari informasi di berbagai macam media, kita akan mendapatkan barometer atau tolak ukur untuk membantu menjawab pertanyaan diatas.
Nah, biar lebih jelas, berikut adalah 10 Ciri apakah anak anda masuk dalam kategori cerdas ?
1. Mempertahankan Informasi:
Istilah “masuk telinga kiri keluar telinga kanan” nampaknya berlaku bagi kebanyakan anak. Akan tetapi anak yang pintar benar-benar mempertahankan berbagai informasi dan mampu mengingatnya di lain waktu. Sebuah contoh dari National Association of Gifted Children (NAGC) ialah: “Seorang anak berusia enam tahun kembali dari perjalanan museum ruang angkasa dan mereproduksi kembali secara akurat gambar roket ruang angkasa yang telah dilihatnya.
2. Memiliki Ketertarikan Luas:
Anak pintar menampilkan minat dalam berbagai topik. Mereka mungkin suka dengan dinosaurus dalam satu bulan, ruang angkasa bulan berikutnya, dan seterusnya.
3. Menulis dan Membaca Lebih Awal:
Jika anak anda adalah seseorang yang pintar, dia mungkin dapat membaca dan menulis sangat dini dan tanpa pengajaran formal.
4. Berbakat di Bidang Musik atau Seni:
Anak yang menampilkan bakat luar biasa untuk musik dan seni sering dianggap pintar. Anak yang dapat menggambar, bernyanyi dengan sempurna, atau menampilkan bentuk persepsi seni yang tinggi lainnya biasanya masuk dalam kategori anak pintar.
5. Menunjukkan Waktu Konsentrasi Intens:
Anak tidak begitu identik dengan rentang perhatian yang panjang, tapi anak pintar mampu memiliki waktu lebih konsentrasi intens.
6. Memiliki Ingatan Baik:
Beberapa anak pintar mampu mengingat hal-hal sewaktu mereka lebih kecil. Misalnya, anak berumur dua tahun mungkin ingat dan membawa kembali kejadian ketika dia berusia 18 bulan.
7. Memiliki Kosakata Tinggi:
Seorang anak yang terlalu dini untuk berbicara bukan saja merupakan tanda kepintaran, tapi jika anak anda berbicara menggunakan kosakata yang lebih maju dan kalimat-kalimat, maka dia mungkin memang sepintar yang anda bayangkan. Menurut NAGC, “Anak pada usia dua tahun membuat kalimat seperti: ‘Ada anjing.’ Anak dua tahun yang pintar mungkin akan berkata, ‘Ada seekor anjing di belakang rumah dan ia mengendus bunga.’”
8. Memperhatikan Detil:
Anak pintar memiliki mata tajam untuk detil. Anak yang lebih tua mungkin ingin tahu rincian spesifik tentang bagaimana segala sesuatu bekerja, sedangkan anak yang lebih muda akan dapat menaruh kembali mainan persis di mana ia mendapatkannya atau memperhatikan jika sesuatu telah dipindahkan dari tempat biasa.
9. Bertindak sebagai Kritikus Sendiri:
Pada umumnya anak tidak terlalu khawatir tentang diri mereka sendiri atau orang lain, kecuali teman mereka memiliki sesuatu yang mereka inginkan. Sebaliknya, anak pintar prihatin dengan orang lain, tapi yang paling penting diri mereka sendiri.
10. Memahami Konsep Kompleks:
Anak yang sangat pintar memiliki kemampuan untuk memahami konsep yang kompleks, memahami hubungan, dan berpikir abstrak. Mereka mampu memahami masalah secara mendalam dan berpikir tentang solusi.
Bagaimana? Apakah anda sudah mendapatkan dimana posisi anak anda sekarang? Jika ada point-point yang belum menjadi bagian dari anak anda saat ini, maka mulailah mencari referensi bagaimana cara efektif mendidik anak dengan benar.




Jumat, 24 Januari 2014

Share memperbaiki komputer yang mati

Saya memposting tulisan ini, tepat setelah komputer selesai diperbaiki. Apa yang terjadi dengan komputer tersebut ???

Berawal dari penggunaan seperti biasanya, seputar word, coding dan browsing. Disaat sedang asyik-asyiknya menikmati sebuah tutorial di youtube, mendadak komputer "hang" (tidak beraksi sama sekali), kemudian langkah yang diambil adalah harus merestart secara manual (menekan tombol restart di CPU), dan ternyata komputer tidak merespon juga, lalu coba saya tekan swich power pada CPU, dan lagi-lagi tidak merespon. Langkah terakhir "terpaksa" cabut kabel power dan... matilah komputer tersebut.

Dengan penuh harap, saya pasang kembali kabel power tersebut, dan mencoba menyalakan seperti biasa. Apa yang terjadi....??? Ya, tepat, komputer tersebut tidak menampilkan apapun di LCD. Berikut detail yang terjadi pada komputer :

01. CPU menyala seperti biasa
02. Seluruh hardware terlihat bekerja (dari suara dan responnya)
03. Tetapi lampu indikator pada keyboard, tidak menyala seperti biasanya

Analisa sementara, mungkin VGA cardnya bermasalah. Coba diganti dengan cadangan yang tentunya masih bagus, masalah tidak terpecahkan.

1,2,3 hari berlalu... tibalah waktu senggang untuk mengoprek si CPU tersebut... 

Mulai dibongkar satu persatu komponen, apa saja yang dilepas :
  1. Mulai dari HDD                                                                                                        
  2. DVD R/W                                                                                                               
  3. VGA CARD, dan card2 lainnya                                                                                    
  4. Kabel-kabel yang "nancep" di mainboard                                               
  5. Heatshink (kipas dan aluminium yang nempel diatas procesor)                                          
  6. Battery CMOS dilepaskan (yang seperti battery jam tangan, tapi besar). Fungsinya adalah untuk me-reset mainboard.                                                                                        
  7. Memory                                                                                                                                             
Setelah itu, copot mainboard dari casing dan pisahkan dari "temen-temennya".
  



Kemudian dicek dengan teliti apakah ada komponen-komponen kecil yang rusak atau hangus, setelah dinyatakan aman, mulailah dibersihkan pelan-pelan dengan kuas halus dan... saya semprot dengan cairan pembersih khusus elektronik "Contact Cleaner" - BUKAN WD-40 (Gambar-1)

Gambar-1
seluruh bagian komponen hingga rata. Tak perlu takut cairan ini akan mengakibatkan korslet/hubungan singkat, karena walaupun cair, cairan ini tidak menghantarkan listrik.

Tidak perlu menunggu sampai kering (karena lama sekali), langsung dirakit kembali dengan hati-hati, dan jangan lupa antara heatshink alumunium dengan processor ada "PASTE" yang harus dioleskan (gambar-2),
Gambar-2
karena tidak ada, seperti biasa saya menggunakan "Pasta Gigi" secukupnya (tidak disarankan).


Setelah semua dirakit dan di-instalasikan ke casingnya, dengan penuh keyakinan saya tekan tombol power-nya dan... tidak ada respon sama sekali... waduh...!!!

Saya cek sekali lagi... ternyata hahahhaha.. soket power switch salah tempat ketika menancapkan di mainboard... (terjadi karena saya tidak mengenakan kacamata pada saat memasangnya)... setelah dipindah tempatnya, tekan tombol power... akhirnya... Komputer berfungsi lagi dengan normal seperti biasa.

Sebetulnya tadi mau di foto langsung cara pengerjaan-nya, tapi berhubung tidak ada orang, dan tanganpun kotor, terpaksa hanya cerita dengan tulisan ini saja dan mencari-cari gambar melalui mbah google (saya cantumkan link gambar dari asalnya, jika ada yang keberatan silahkan diajukan, nanti saya remove), supaya lebih jelas dan dimengerti oleh pembaca.

Ya demikian aktifitas hari ini, semoga bisa memberikan inspirasi bagi yang memiliki pengalaman yang sama. Atau ada dari rekan-rekan yang mau menambahkannya dipersilahkan.


Pada kasus ini berlaku pribahasa : 


"Jika ada link gambar yang tidak tampil, mohon di infokan ya, karena ini link langsung dari sumbernya"

Terima kasih sudah mampir... :)